"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
We are Getting Married!
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:
Shintiya
Shintiya Anggraini
Putri bungsu dari Bapak Usman Yani, S.Pd & Ibu Sosiawaty
(28 Juli 2025)
Kami percaya di dunia ini tidak ada yang kebetulan, bukan bertemu lalu menjadi takdir, tapi karena takdirlah kami dipermukan. Tak ada yang menyangka bahwa sebuah pertemuan yang singkat akan menjadi awal dari segalanya. Selayaknya takdir yang telah ditetapkan, mau sejauh apapun, apa yang sudah tertakar tidak akan tertukar. Kami pertama kali bertemu di tempat kerja, lalu beberapa hari kemudian Wahyu memutuskan untuk menghubungi Shintiya melalui pesan WhatsApp yang ia dapat dari temannya, namun tidak mendapat respon signifikan.
Momen Pertama : 05 September 2025
Pada suatu momen, Saudara sepupu Wahyu berusaha mendekatkan kami berdua, dan berhasil. Tak berselang lama, Wahyu memutuskan untuk membawa orangt uanya menemui orang tua Shintiya.
Lamaran
(25 Desember 2025)
Dititik ini, kami memilih untuk berhenti mencari. Momen lamaran ini menjadi bukti nyata kesungguhan hati. Lalu, pada momen ini pula, dua keluarga memutuskan tanggal untuk pernikahan.
Menikah
(12 April 2026)
Hari ini, dua doa menjadi satu tuju. Di hadapan Sang Pencipta, di hadapan Semesta, kami mengukir janji suci, membangun masa depan Bersama dengan penuh harapan dan cinta. Pernikahan bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju sebuah perjalan panjang nan abadi yang akan kami tempuh Bersama.