Ilham
M. Ilham Abdur Rohman, S.Ag.
Putra pertama dari Bapak Syamsul Hadi
& Ibu Siti Fatimah
Awal Bertemu
Kami bertemu untuk pertama kalinya di Masjid Tanjung Aru saat ada kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Paser (18/11/25). Saat itu, aku (Vina) sama sekali nggak kenal Ilham, pun hanya melihat sekilas saja. Tanpa disadari, itu adalah "misi awal" guruku untuk mempertemukan kami. Ternyata, dia sudah mengenalku beberapa waktu sebelum MTQ.
Setelah berpikir panjang (katanya), dia memberanikan diri untuk chat aku di bulan Januari untuk menyampaikan maksudnya. Awalnya kubalas seadanya aja, soalnya aku emang tipe orang yang cuek. Karena aku sering dry text dan bahkan nggak membalas, akhirnya dia berhenti chatting. Tapi, dia tetap konsisten nge-like storyku seakan-akan bilang, "I am here." XD
Sampai akhirnya di bulan Mei, dia kembali menyampaikan maksud, cerita kalau sudah istikharah dan lain sebagainya. Tentu dengan proses yang nggak sederhana, aku juga istikharah. Sebagai orang yang biasa aja, aku nggak dapat petunjuk lewat mimpi, nggak juga lewat tafsir Qur'an. Tapi, selepas itu, Allah tampakkan kebaikan-kebaikan Ilham lewat orang-orang sekitar. Selain itu, he always puts in effort. Entah kenapa, keraguanku juga semakin memudar.
Komitmen
Malam itu, guruku nelpon. Bilang kalau akhir pekan Ilham mau silaturrahim ke rumah. Di situ aku panas dingin, serasa ditimpuk es dan api secara bersamaan. Awalnya, aku nggak mau pulang sama sekali. Tapi, Allah memang sebaik-baik perencana. Pagi di hari-H, saat guruku dan Ilham sudah berangkat menuju rumahku, akhirnya aku juga memutuskan untuk pulang. Pada hari itu (13/06/26), dia benar-benar menepati perkataannya, menemui orang tuaku. Padahal, masih belum tau bakal diterima atau nggak, karena sebelumnya aku emang nggak ada ngasih jawaban apa-apa. Di situ aku sadar, he is a true gentleman.
Bertunangan
Aku semakin yakin setelah mengetahui bahwa dia berasal dari keluarga yang baik, orang tuanya ramah sekali. Hasil istikharah itu memang nggak main-main. Semua terasa cepat dan sangat Allah mudahkan. Kami mengadakan lamaran (26/07/26) yang rencana awalnya sederhana saja, tapi nyatanya tamu orang tua banyak sekali. Alhamdulillah, banyak yang mendoakan.
Menikah
Setelah berdiskusi, akhirnya kami memutuskan untuk menikah pada Ahad, 4 Oktober 2026 M atau 22 Rabiul Akhir 1448 H. Bersyukur sekali dipasangkan dengan Ilham, sosok laki-laki yang penyabar dan tau tujuan hidupnya. Mohon doanya, yaaa! 🙂